Cara Membuat Routing Laravel

Routing adalah metode untuk membuat jalur url ke akses pengontrolan berdasarkan rute yang telah didaftarkan. Jadi, bila alamat url tidak terdaftar maka kerangka kerja Laravel akan memberikan halaman 404 atau halaman tidak ditemukan.

Daftar isi:

Konsep dasar

Ada dua berkas rute secara bawaan yang harus Anda kenali yaitu api.php dan web.php:

  • api.php - berkas ini digunakan untuk membuat rute Application Programming Interface.
  • web.php - digunakan untuk rute web Anda secara bawaan.

Catatan: Sebenarnya, jika Anda ingin membuat rute API di berkas web.php itu bisa saja dengan menambahkan prefix dan middleware saja. Silakan lihat konfigurasi tersebut pada berkas app/Providers/RouteServiceProvider.php disitu juga terdapat konfigurasi berkas web.php.

Metode rute

Terkadang Anda perlu menambahkan beberapa respons HTTP baik GET, POST, PUT, dan lainnya untuk mendaftarkan pada rute Anda. Kebutuhan ini bisa Anda sesuai sendiri untuk hal apa saja yang diperlukan seperti, menampilkan, memasukan, edit, dan hapus data. Berikut metode rute Laravel:

Route::get($uri, $callback);
Route::post($uri, $callback);
Route::put($uri, $callback);
Route::patch($uri, $callback);
Route::delete($uri, $callback);
Route::options($uri, $callback);

Catatan: Jika Anda menggunakan metode rute POST, PUT, PATCH, atau DELETE gunakan CSRF (cross-site request forgery) baca lebih lanjut CSRF Protection.

Rute sederhana

Silakan tambahkan pengodean ini pada berkas web.php kemudian jalankan di browser dengan http://localhost:8000/salam, maka akan menampilkan Halo Dunia Laravel.

Route::get('salam', function() {
    return 'Halo Dunia Laravel';
});

Menambah nama rute

Jadi, Anda dapat memberikan nama rute yang didaftar agar lebih mudah melakukan pengalihan atau memanggil rute dilain waktu. Cukup menambahkan fungsi name() seperti berikut:

Route::get('salam', function() {
    return 'Halo Dunia Laravel';
})->name('salam');

Alihkan rute

Memindahkan pengalihan rute sering kali dilakukan dalam kasus tertentu misalnya alihkan ke rute 404, 403, atau lainnya. Saya memberikan gambaran dengan beberapa contoh seperti dibawah ini:

Route::redirect('/', 'salam'); // tidak disarankan
// atau
Route::get('/', function() {
    return redirect('salam'); // berdasarkan rute
    // atau berdasarkan nama rute
    // return redirect()->route('salam');
});

Catatan: Secara pribadi saya lebih sering menggunakan redirect()->route() kelihatan lebih mudah, tanpa peluh memanggil kelas statik Route.

Membuat parameter pada rute

Terkadang membuat rute perlu menggunakan parameter untuk mengambil segmen URI pada rute Anda. Saya akan berikan dua contoh seperti dibawah ini:

Route::get('salam/{nama}', function($nama) {
    return "Halo {$nama}, selamat bergabung";
});

Route::get('profil/{username}', function($username) {
    return "Nama pengguna: {$username}";
});

Catatan: Menggunakan parameter sangat penting pada rute tertentu yang sifatnya optional. Misalnya untuk mengambil id pengguna pada rute juga diperlukan, Anda akan memahami ini di tutorial controller.

Menambahkan prefix pada rute

Metode prefix dapat digunakan untuk memberikan awalan rute dalam beberapa kelompok. Misalnya, Anda akan membuat awalan rute yang sama di dalam group. Sebagai berikut:

Route::prefix('profil')->group(function () {
    Route::get('post', function () {
        // rute menjadi "/profil/post"
    });
});

Sumber: Docs Laravel


profil

DITULIS OLEH

Febri Hidayan

Berikan saya sponsor terbaik Anda agar saya tetap semangat menulis artikel yang bermanfaat. Terimakasih 😊