Instal dan Konfigurasi Laravel

Hai Semuanya! semoga dalam keadaan sehat dan selalu semangat kodingnya, tentu pada kesempatan kali ini saya akan membagikan ilmu saya untuk membuat CRUD Laravel dan InertiaJS. Apa sih Inertia itu? Inertia adalah sebuah pendekatan baru untuk membangun aplikasi web berbasis monolit modern atau peladen klasik. Jadi Anda bisa membuat aplikasi satu halaman (Single Page Application) yang sepenuhnya di render dari sisi klien, tanpa banyak kerumitan yang hadir dari SPA modern saat ini. Hal yang paling yang harus diingat saat menggunakan InertiaJS, Anda tidak perlu khawatir dalam masalah perutean aplikasi Anda.

Sebelum mengikuti tutorial kelas ini saya mengharapkan Anda sudah belajar dasar Laravel dan Vue.js, tetapi saya hanya menekankan rekomendasi tersebut. Tetapi tenang saja saya akan pandu dari awal hingga akhir, tutorial ini semoga bisa memberikan penjelasan yang tepat.

Daftar isi:

Langkah 1 - Instal Laravel

Sebagai langkah pertama silakan lakukan instalasi aplikasi Laravel dengan jalankan perintah di bawah ini pada terminal Anda.

composer create-project laravel/laravel crud-laravel-inertiajs

Catatan: Laravel membutuhkan versi PHP minimal v7.4 keatas atau v8.x yang paling baru, jadi pastikan versi PHP sesuai dengan syarat menimal versi PHP tersebut.

Setelah proses instalasi selesai silakan masuk ke direktori aplikasi Laravel dengan menjalankan perintah di bawah ini.

cd crud-laravel-inertiajs

Catatan: Melakukan instalasi Laravel memungkinkan Anda untuk menginstal Composer terlebih dahulu. Silakan unduh dan lakukan instalasi Composer sesuaikan dengan operasi sistem yang digunakan.

Langkah 2 - Konfigurasi Basis Data

Anda tidak perlu khawatir untuk melakukan konfigurasi basis data karena saya hanya memanfaatkan tabel users bawaan Laravel untuk tutorial CRUD ini. Bukalah aplikasi pengelola basis data Anda seperti PHPMyAdmin, kemudian buatlah nama basis data dengan nama crud_laravel_inertiajs. Kemudian jalankan perintah di bawah ini untuk membuat skema basis data.

php artisan migrate

Jika ada galat saat pemproses migrasi basis data silakan cek berkas .env dengan melihat konfigurasi baik nama atau kata sandi pengguna. Biasanya secara bawaan nama (root) dan kata sandi (``) karakter kosong yaa!.

Catatan: Jika Anda membuat projek Laravel dengan nama crud-laravel-inertiajs seperti diatas, maka biasanya nama basis data pada berkas .env akan menjadi crud_laravel_inertiajs.

Langkah 3 - Membuat Controller

Karena Anda akan membuat CRUD maka perlu membuat kontrol dengan satu baris kode, sekarang jalankan perintah di bawah ini untuk membuat controller baru.

php artisan make:controller UserController --resource

Setelah berhasil maka akan menambahkan berkas UserController.php pada direktori app\Http\Controllers dan berkas tersebut sudah di lengkapi banyak metode untuk mengendalikan CRUD.

Jadi jangan lupa untuk menambahkan skrip dibawah ini, karena Anda akan memanggil beberapa kelas PHP. Terutama pada kelas User dan Inertia, hal ini bisa Anda temukan jika sudah masuk di bagian CRUD Inertia.

// ...

use App\Models\User;
use Inertia\Inertia;

Langkah 4 - Membuat Routing

Menggunakan resource Anda akan mendapatkan banyak perutean untuk menandatangani CRUD baik berupa perutean GET, POST, PUT dan beberapa hal lainnya sudah di buatkan. Sekarang salin dan tempelkan skrip di bawah ini pada berkas web.php di direktori routes.

use App\Http\Controllers\UserController

Route::resource('users', UserController::class);

Jika Anda ingin melihat semua perutean pada aplikasi Laravel, cukup jalankan perintah di bawah ini pada terminal.

php artisan route:list

Maka semua perutean akan tampil dan Anda bisa mengetahui setiap perutean menggunakan metode apa baik menggunakan GET, POST, atau lainnya. Selain itu juga bisa melihat nama perutean untuk melakukan tindakan dari suatu perutean ke perutean yang lain.

Langkah 5 - Menjalankan Laravel

Sebelum memulai lebih jauh Anda harus menjalankan baris perintah di bawah ini untuk menjalankan aplikasi Laravel. Anda dapat membuat aplikasi dengan alamat http://127.0.0.1:8000.

php artisan serve

Sampai di sinilah proses instalasi dan konfigurasi Laravel pada kelas tutorial ini. Ayo! tetap semangat membuat CRUD Laravel Inertia-Nya.